Latest Entries »

.
.

Museum Renaissance BLANCO adalah sebuah penghargaan terhadap seniman besar DON ANTONIO BLANCO yg terletak di rumahnya, Campuhan-Ubud. Lokasinya yg tepat diatas sungai Campuhan dengan hawa perbukitan yg sejuk dan tenang, membuat Antonio Blanco menerima tanah pemberian Raja Ubud ini untuk dijadikan rumah sekaligus studio seni-nya.

View full article »

Mengunjungi Bali tidak melulu untuk melihat kecantikan pantai dan pemandangan matahari terbenamnya. Agenda saya kali ini adalah mengunjungi beberapa tempat di dataran tinggi Bali, khususnya daerah Kintamani dan Bedugul

View full article »

Saat mendengar nama Pulau Masalembu, hal pertama yang muncul di benak saya adalah peristiwa tenggelamnya kapal Tampomas 2 di perairan Masalembu. Menurut beberapa sumber di internet, perairan Masalembu merupakan perairan dengan arus yang sangat kuat, karena terletak  di daerah “pertigaan” laut yaitu laut jawa yang berarah barat timur dan selat Makassar yang memotong berarah utara-selatan, sehingga nama tersebut lebih dikenal sebagai Segitiga Bermuda-nya Indonesia. Kalau saja besarnya gelombang laut yang menerpa kapal yang kami tupangi semalam masih dalam katagori gelombang kecil, saya tidak bisa membayangkan berapa besar gelombang dan arus pada saat musibah beberapa kapal di perairan Masalembu terjadi.

Salah satu kegiatan saya selama mengunjungi Pulau Masalembu ini adalah ikut melaut bersama para nelayan Masalembu. Namun sayang kami kurang beruntung, dikarenakan saat itu bukanlah saat panen ikan.

View full article »

Pernah ngalamin kejadian ditolak dengan penduduk lokal selama melakukan kegiatan Travelling ? atau paling tidak, diliatin dari ujung kepala sampai ujung kaki seperti orang asing ? Jujur, Saya pernah…..!
.
Awalnya saya tidak terlalu ambil peduli dengan hal tersebut, karena pada waktu itu, saya masih berfikir bahwa saya datang ke tempat tersebut dengan tujuan ingin berlibur, bukan beramah tamah dengan penduduk sekitarnya. Ternyata anggapan saya 100% keliru.
.
Mengapa keliru ?

Pesona negeri dataran tinggi Dieng yang selalu menghipnotis semua pengunjungnya, menjadikannya sebagai salah satu objek wisata yang sangat patut untuk dikunjungi. Ulasan kali ini mengisahkan perjalanan pribadi saya untuk dapat menikmati keindahan pesona matahari pagi negri Dieng.

Perjalanan menuju Wonosobo kali ini dimulai dari kota Purworejo pukul 09.00 pagi, Kurang lebih 3 jam kurang berdiam diri di bus tersebut, akhirnya tibalah saya di kota Wonosobo. Untuk melanjutkan perjalanan menuju Dieng, saya harus berganti angkutan sejenis Elf atau bis kecil.

View full article »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.