Siapa yang tidak mengenal Sate Ayam Madura  atau Sate Kambing Muda.  Di Indonesia yang terdiri dari beragam suku budaya ini pun sebagian masyarakatnya sudah sangat mengenal jenis kuliner tersebut. Namun bagaimana halnya dengan Sate Ikan Tanjung ???

Dalam kesempatan kedua penulis mengunjungi bumi Nusa Tenggara Barat ini, penulis pun akhirnya dapat mencicipi juga bagaimana gurih dan nikmatnya Kuliner yang oleh sebagian masyarakat dari Kabupaten Lombok Utara ini, diyakini sebagai Makanan asli khas Lombok Utara. Nama “Tanjung” yang selalu terdapat melekat di kuliner ini, diambil dari nama daerah asal sate ikan ini.

Menurut Pak Iman, salah satu penjual Sate Ikan Tanjung yang saya temui, dirinya berjualan Sate Ikan Tanjung ini sudah turun temurun dari sang Ayah. Sate yang berbahan baku ikan Cakalang atau Ikan Langoan ini pada jaman dahulu merupakan makanan khas dalam upacara-upacara keagamaan maupun saat perkawinan. Saat hari biasa, biasanya Pak Iman mampu menjual sedikitnya 15 kilo Sate Ikan, dan omset itu pun meningkat apabila musim liburan dan saat puasa tiba.

Sate Ikan Tanjung ini sangat nikmat apabila dimakan selagi panas sebagai pelengkap nasi ataupun lontong. Selain Sate Ikan Tanung, jangan lupa untuk menikmati Pepes Telur Ikan dan Pepes Kepala Ikan, yang rasanya sangat gurih dan pedas. Saat ini, pihak DISPERINDAGKOP. UKM Kabupaten Lombok Utara sedang gencar-gencarnya mempromosikan dan membuat kuliner Sate Ikan Tanjung ini bisa menjadi salah satu wisata kuliner andalan di Lombok Utara. Hal ini terbukti dari bantuan gerobak dagang yang diberikan kepada beberapa pedagang Sate tersebut, sehingga para pedagang tersebut akan lebih tertata rapih dan menarik minat para pengunjung.

Jika Anda datang ke Lombok, sempatkanlah untuk menikmati kuliner khas Lombok Utara ini yang dapat Anda temui di daerah Pasar Tanjung, Jalan Raya Tanjung atau di sepanjang jalan dari perempatan Pamenang menuju pusat kota Lombok Utara yang buka mulai pukul 14.00 hingga pukul 21.00 waktu setempat