Melintasi Kecamatan Bayan di Lombok Utara, tak sengaja saya melihat papan petunjuk arah menuju Desa Tradisional Lombok, yaitu Desa Segenter. Kebetulan di dalam agenda perjalanan kali ini, saya bermaksud mengunjungi desa tersebut.

Terletak di kaki gunung Rinjani, Desa yang masih mempertahankan bentuk asli pada bangunannya saat ini sedang menjadi primadona bagi wisatawan lokal maupun mancanegara., namun memang masih kurang terkenal seperti Desa Sade di Lombok Tengah, yang terkenal dengan kehidupan suku Sasaknya.

Bangunan rumah adat di Segenter ini semuanya berbahan baku bambu. Mulai dari tiang, pusuk dinding, pintu hingga tepat penyimpanan barang-barang berharga, sedangkan atapnya sebagian besar berbahan alang-alang.

Menurut seorang penduduk yang saya temui, Desa Segenter ini merupakan desa adat tertua di Lombok, dan didiami oleh suku Sasak asli yang masih mempertahankan adat dan tradisi asli. Seperti bangunan di Desa Sade, lantai rumah di Desa Segenter ini pun terbuat dari tanah liat yang dicampur kotoran Sapi. Dan untuk setiap 2 buah rumah yang berhadapan, di tengah-tengahnya terdapat 1 buah Beruga yang berfungsi sebagai balai-balai untuk menerima tamu.

Aktifitas penduduk desa Segenter ini pada umumnya adalah bertani dan berladang. Sedangkan menurut pemandu saya, kerajinan yang dikelola biasanya anyaman dari bambu. Namun entah karena kurangnya pembinaan atau apa, kerajinan bambu tersebut masih belum dijadikan sebagai komoditi atau pemasukan bagi desa Segenter, tidak seperti desa Sade yang sudah menjadikan kain tenun buatan mereka sebagai salah satu mata pencaharian sehari-hari.

Semoga saja dikemudian hari, pembinaan dan pengelolaan desa Segenter ini dapat semakin baik, sehingga dapat memiliki daya tarik yang lebih bagi para wisatawan yang ingin berkunjung untuk menikmati suasana desa adat ini dengan segala keunikan dan aktifitasnya.

============

note :

Mohon maaf jika informasi yang saya berikan masih sedikit, karena saya pribadi belum mengeksplorasi lebih dalam tentang Desa Adat tersebut. Mngkin di lain waktu akan saya postingkan lebih detail mengenai desa Segenter ini.